Blog Unihongo

Wisata Jepang

Panduan praktis tentang berbicara, tata bahasa, pengucapan, mendengarkan, dan perencanaan belajar, ditulis untuk pelajar yang ingin menggunakan bahasa Jepang dalam kehidupan nyata.

Jelajahi berdasarkan topik

Wisata Jepang

Wisata Jepang

Asakusa dan Sensō-ji: Panduan Kaminarimon, Nakamise, dan Bahasa Jepang Praktis

Sensō-ji di Asakusa adalah kuil tertua di Tokyo. Pintu masuknya gerbang Kaminarimon dengan lentera merah raksasa, disusul jalan belanja penuh camilan dan suvenir. Masuknya gratis, kompleksnya tidak pernah tutup, dan inilah tempat paling mudah di kota ini untuk membeli camilan pertama, menarik kertas ramalan pertama, dan mengajukan pertanyaan pertama Anda dalam bahasa Jepang.

Wisata Jepang

Meiji Jingū: Panduan Kuil di Tengah Hutan, Torii, dan Bahasa Jepang Praktis

Meiji Jingū adalah kuil Shinto yang berdiri di tengah hutan buatan seluas sekitar 70 hektare, hanya beberapa langkah dari Stasiun Harajuku. Masuknya gratis, buka dari matahari terbit hingga terbenam, dan inilah tempat terbaik di Tokyo untuk mempelajari tata cara berdoa di kuil Shinto serta membaca papan petunjuk kuil pertama Anda.

Wisata Jepang

Shibuya Crossing: Panduan Hachikō, Shibuya Sky, dan Bahasa Jepang Praktis

Shibuya Crossing adalah persimpangan di depan Stasiun Shibuya tempat semua lampu penyeberangan menyala hijau bersamaan, sehingga pejalan kaki menyeberang dari segala arah dan seluruh persimpangan dipenuhi orang. Gratis, ramai hampir setiap jam, dan mencari jalan dari dalam stasiun ke sana adalah ujian pertama yang pas untuk bahasa Jepang Anda.

Wisata Jepang

Shinjuku: Panduan Tochō, Omoide Yokochō, Golden Gai, dan Bahasa Jepang Praktis

Shinjuku memadatkan sisi paling ekstrem Tokyo dalam satu rute jalan kaki: dek observasi gratis di menara gedung pemerintah kota, gang berasap peninggalan masa pascaperang yang penuh konter yakitori, lorong berisi bar-bar mungil, dan gemerlap neon Kabukichō. Di sini pula sedikit bahasa Jepang paling banyak membuka pintu, secara harfiah, di konter yang hanya muat segelintir orang.

Wisata Jepang

Tokyo Skytree: Tembo Deck, Tiket, Pemandangan, dan Bahasa Jepang Praktis

Tokyo Skytree adalah menara penyiaran setinggi 634 meter di Sumida, dengan dek observasi di ketinggian 350 dan 450 meter. Loket tiket, lift, dan kompleks belanja di kakinya semuanya punya papan petunjuk berbahasa Jepang yang jelas, jadi ini tempat yang mudah untuk berlatih membeli tiket dan menanyakan arah.

Wisata Jepang

Tokyo Tower: Panduan Main Deck, Tangga, Zōjō-ji, dan Bahasa Jepang Praktis

Tokyo Tower adalah menara rangka merah-putih yang menjulang di Minato sejak 1958, dengan Main Deck di ketinggian 150 meter dan Top Deck di 250 meter. Anda bisa naik lift atau, pada hari-hari tertentu, mendaki sekitar 600 anak tangga di luar ruangan, dan loket tiketnya tempat yang ramah untuk transaksi pertama Anda dalam bahasa Jepang.

Wisata Jepang

Tsukiji Outer Market: Panduan Jajanan, Etika, dan Bahasa Jepang Praktis

Tsukiji Outer Market adalah labirin kios makanan, toko pisau, dan konter sushi yang tetap bertahan di Tsukiji ketika pasar ikan grosir Tokyo pindah ke Toyosu. Bebas dijelajahi, buka dari pagi buta hingga awal siang, dan inilah tempat terbaik di Tokyo untuk berlatih memesan makanan dalam bahasa Jepang, satu gigitan kecil demi satu gigitan.

Wisata Jepang

Taman Ueno: Panduan Museum, Kolam Shinobazu, Kebun Binatang, dan Bahasa Jepang

Taman Ueno adalah taman budaya terbesar di Tokyo, cukup berjalan kaki sebentar dari Stasiun Ueno. Di dalamnya ada museum nasional tertua di Jepang, beberapa museum seni dan sains besar, kebun binatang tertua di negeri ini, kuil-kuil, serta kolam teratai. Tamannya sendiri gratis, dan loket-loket museumnya tempat yang pas untuk berlatih membeli tiket dalam bahasa Jepang.

Wisata Jepang

Akihabara: Panduan Elektronik, Toko Anime, Tax-Free, dan Bahasa Jepang Praktis

Akihabara adalah Electric Town-nya Tokyo, penuh toko elektronik, toko game retro, toko raksasa anime dan manga, game center, serta maid café. Bebas dijelajahi, paling ramai saat akhir pekan, dan di sini beberapa frasa untuk di depan kasir bisa menyelamatkan Anda dari membeli gawai yang ternyata tidak bisa dipakai di negara Anda.

Wisata Jepang

Ginza: Panduan Jam Wakō, Depachika, Kabuki, dan Bahasa Jepang Praktis

Ginza adalah kawasan belanja klasik Tokyo, dengan department store, butik-butik utama merek ternama, menara jam Wakō, dan teater Kabukiza. Pada siang hari di akhir pekan, jalan utamanya ditutup untuk mobil, dan di food hall bawah tanahnya Anda bisa berlatih bahasa Jepang toko yang paling sopan di seluruh kota.

Wisata Jepang

Shinjuku Gyoen: Panduan Taman, Bunga Sakura, dan Bahasa Jepang Praktis

Shinjuku Gyoen adalah bekas taman kekaisaran yang hanya sebentar berjalan kaki dari stasiun tersibuk di dunia, dengan taman Jepang, taman formal Prancis, halaman rumput ala Inggris, dan rumah kaca besar. Tiket masuknya murah, aturannya jelas, dan suasananya tenang untuk berlatih urusan gerbang, tiket, dan pertanyaan sopan dalam bahasa Jepang.

Wisata Jepang

Harajuku dan Omotesandō: Panduan Takeshita Street, Gaya, dan Bahasa Jepang

Harajuku dan Omotesandō bersebelahan di antara Shinjuku dan Shibuya: yang satu jalan sempit penuh fesyen kawaii dan crepe, yang lain jalan raya lebar berisi toko-toko utama merek ternama dan arsitektur yang mencolok. Keduanya bebas dijelajahi, dan keduanya pas untuk berlatih bahasa Jepang di toko: mencoba pakaian, menanyakan ukuran, dan membayar.

Panduan bahasa Jepang praktis

Panduan praktis

Ubah pengetahuan bahasa Jepang menjadi kepercayaan diri berbicara

Berlatihlah dengan AI Sensei Unihongo di ruang kelas 3D yang imersif, dengan misi permainan peran, pelatihan pengucapan, umpan balik yang berguna, dan permainan pembelajaran yang membangun kosa kata Anda saat bermain.