Berpikirlah secara terpisah, bukan slot bahasa Inggris
Kalimat bahasa Inggris sangat bergantung pada posisi: mengubah urutan dapat mengubah siapa melakukan apa. Bahasa Jepang menambahkan partikel demi potongan, dan label tersebut membawa banyak informasi tata bahasa. Watashi wa, tomodachi to, dan ciumanaten de dapat ditangani sebagai satuan. Pendengar mengumpulkannya hingga predikat melengkapi klausa.
Predikatnya dapat berupa kata kerja, kata sifat, atau kata benda ditambah kopula. Itu sebabnya samui desu merupakan kalimat lengkap yang artinya dingin, dan gakusei desu bisa berarti saya pelajar jika topiknya sudah dipahami. Anda tidak perlu menciptakan subjek bergaya Inggris untuk setiap kalimat bahasa Jepang.
Urutan pemula yang aman
| Posisi | Kemungkinan potongan | Contoh |
|---|---|---|
| 1 | Topik | 私は watashi wa |
| 2 | Waktu | 明日 ashita |
| 3 | Pendamping | 友達と tomodachi ke |
| 4 | Tempat | 図書館で toshokan de |
| 5 | Obyek | 日本語を nihongo o |
| 6 | Predikat | 勉強します benkyo shimasu |
Ini menghasilkan watashi wa ashita tomodachi hingga toshokan de nihongo o benkyo shimasu: Saya akan belajar bahasa Jepang dengan seorang teman di perpustakaan besok. Pembicara sebenarnya mungkin akan menghilangkan watashi wa jika semua orang sudah mengetahui rencana siapa yang dibicarakan.
Predikatnya berada di urutan terakhir
| Jepang | Romaji | Arti |
|---|---|---|
| 毎朝コーヒーを飲みます。 | Maiasa kōhī o nomimasu. | Saya minum kopi setiap pagi. |
| この本は面白いです。 | Kono hon wa omoshiroi desu. | Buku ini menarik. |
| 妹は大学生です。 | Imōto wa daigakusei desu. | Adik perempuan saya adalah seorang mahasiswa. |
Nomimasu, omoshiroi desu, dan daigakusei desu menceritakan kepada pendengar apa yang ditegaskan. Ketika sebuah kalimat bertambah panjang, pegang bagian sebelumnya dengan ringan dan dengarkan predikat terakhirnya. Kebiasaan ini meningkatkan pendengaran dan juga berbicara.
Kelalaian adalah bagian dari struktur alami
Bahasa Jepang mengabaikan apa pun yang dapat dipulihkan oleh kedua pembicara. Setelah berani melakukan ikimashita ka, jawaban tomodachi terhadap ikimashita tidak memerlukan saya maupun di sana; pertanyaan sudah menyediakan acara tersebut. Kelalaian bukanlah kemalasan atau tata bahasa yang tidak lengkap. Ini adalah cara orang Jepang menghindari pengulangan informasi yang sudah ditetapkan.
| Jepang | Romaji | Arti |
|---|---|---|
| 誰と行きましたか? | Dare to ikimashita ka? | Dengan siapa kamu pergi? |
| 友達と行きました。 | Tomodachi to ikimashita. | Saya pergi dengan seorang teman. |
| もう食べましたか? | Mō tabemashita ka? | Sudah makan belum? |
| はい、食べました。 | Hai, tabemashita. | Ya, sudah. |
Deskripsi diletakkan sebelum kata benda
Kata sifat, frasa kata benda tanpa no, dan seluruh klausa bentuk biasa semuanya muncul sebelum kata benda yang dideskripsikannya. Bahasa Jepang tidak menggunakan kata ganti relatif yang setara dengan siapa atau itu. Klausa kinō katta terletak sebelum hon di kinō katta hon, buku yang saya beli kemarin.
| Jepang | Romaji | Arti |
|---|---|---|
| おいしいラーメン | Oishii rāmen | Ramennya enak |
| 日本語の先生 | Nihongo no sensei | Seorang guru bahasa Jepang |
| 昨日買った本 | Kinō katta hon | Buku yang saya beli kemarin |
| 駅の近くにある店 | Eki no chikaku ni aru mise | Sebuah toko yang dekat stasiun |
Pertanyaan dan akhir kalimat
Pertanyaan sopan biasanya menambahkan ka di akhir tanpa mengubah urutan lainnya. Pertanyaan santai sering kali menggunakan intonasi meninggi. Partikel akhir kalimat seperti ne dan yo muncul setelah predikat: ne mencari perasaan atau konfirmasi bersama, sedangkan yo menyajikan informasi yang diinginkan pembicara untuk diperhatikan oleh pendengar.
| Jepang | Romaji | Arti |
|---|---|---|
| 明日来ますか? | Ashita kimasu ka? | Maukah kamu datang besok? |
| 明日来る? | Ashita kuru? | Datang besok? (kasual) |
| おいしいですね。 | Oishii desu ne. | Enak sekali, bukan? |
| この店は安いですよ。 | Kono mise wa yasui desu yo. | Toko ini harganya murah lho. |
Rutinitas membangun lima langkah
- Pilihlah predikat akhir terlebih dahulu: pergi, ingin, menarik, atau pelajar.
- Tambahkan satu potongan yang sangat diperlukan, seperti objek yang ditandai dengan o.
- Tambahkan waktu, tempat, tujuan, atau pendamping sebagai potongan berlabel.
- Hapus kata ganti dan detail berulang yang sudah disediakan oleh konteks.
- Ucapkan kalimat tersebut satu kali dengan kecepatan alami, lalu gunakan kembali kerangka kalimat tersebut dengan tiga substitusi.

